Arsip untuk ‘PUISI’ Kategori
Juni 18, 2008
Deadline: 10 Agustus 2008
Komunitas Sastra Indonesia (KSI) Cabang Kabupaten Semarang mengadakan lomba tulis puisi untuk umum se-Jawa Tengah.
Naskah dikirim via pos ke
Sekretariat Jalan S Parman 102
Ungaran 50512 atau
melalui email
ksi_ungaran@yahoo.co.id
selambat-lambatnya 10 Agustus 2008 (cap pos).
Naskah asli dan belum pernah dipublikasikan.
Tema sosial/kemanusiaan.
Pemenang I, II, dan III memperoleh hadiah uang.
Tiga puluh naskah puisi terbaik akan dibukukan bersama karya penyair KSI.
Informasi lengkap pada
Nirwondo (081542431800),
Susila (024-7076981,
Yan (085290659585).
Sumber : Info BenyHalfina via inbox Infolomba & Suara Merdeka
| DOWNLOAD MP3 |
Ditulis dalam PUISI | Leave a Comment »
Mei 26, 2008
Deru kaki menapaki bukit penantian
Deras peluh yang menetes di jiwaku
Gambaran kepenatanku dalam menggapai cinta
Adakah mata air yang bisa aku timba?
Sebab dahaga jiwa ini telah menyiksa dada
Hembusan angin yang menyejukkan kalbu
Telah menambatkan cintaku pada labuhan hatimu
Dan segera menggulur layar sekociku untuk menjemputmu
Aku pun berdiri untuk memecahkan kekecewaanmu
Ulurkan tanganmu kepadaku
Dan relakan aku memahkotaimu dengan buliran kesetiaanku
Serta merajut baju untuk peraduan cintaku dan cintaku
Aku taburkan sekeranjang cinta diatas hatimu
agar kesunyian hati segera berlalu dari hidupmu
Ditulis dalam PUISI, cintaku dalam kata, koleksi puisi, lirih, sajak, senandung | Leave a Comment »
Mei 26, 2008
Ini hari . . .
Ku tunggu seorang dara
hati dara yang lama ku nanti [pergi].
Ini hari . . .
Ku sabar hati
dara pergi belum kembali
hari-hari seakan mimpi [sepi]
hanya sendiri diam aku.
Siang malam berganti slalu
‘tak terusik di sini aku
bernyanyi menghibur diri,
noda dan luka kubawa berlari
berlari, hingga lagi ku tak tahu
di mana kini aku !.
Kini, kau . . .
Datang
Kembali pergi
Ku mau tak hiraukan lagi !.
Ditulis dalam PUISI, kembali pergi, koleksi puisi, lirih, sajak, senandung | Leave a Comment »
Mei 26, 2008
Terasa hatiku merasa rindu yang amat sangat
Tertegun sesaat hatiku teringat akan dirimu
Kubaitkan puisi ini spontan hanya untukmu
Tak tahu apa yang ada dalam pikiranku
Aku menjadi terdiam kaku
Ketika melepas gagang telpon tersebut
Pagi hari itu membuatku gugup
Entah…
Entah…
Aku tak tahu
Aku harus bagaimana menyikapi perasaan ini
Semoga kau akan tentarm disana kekasihku
Ditulis dalam PUISI, koleksi puisi, lirih, rindu, sajak, senandung | Leave a Comment »
Mei 25, 2008
Disini, ..
Dalam hati ini, ..
Masih membekas sebuah rasa entah untuk siapa ???
Tak berani tuk ungkapkan lagi, ..
Rasa yang pernah indah, yang kini tinggal kenangan
Maaf,,,
Dengan rasa ini, ..
Akan tetap ada dihati ini, ..
Walau tak bertuan, ..
Walau bibir tak sanggup lagi biaskan nama itu, ..
Dalam nafas tetap ada desahannya, ..
lirih namun pasti, ..
Ada sebuah rasa entah untuk siapa, .. !!!
Ditulis dalam PUISI, koleksi puisi, lirih, sajak, senandung, tentang sebuah rasa | Leave a Comment »
Mei 25, 2008
Malam mulai merayap dalam gelap
mata lelah namun tak jua terpejam
dalam anganku selalu ada dirimu
dalam hatiku kurindukan hadirmu….
kuingin kau hadir….
temaniku dalam sepi…
kuingin terbuai dalam peluk hangatmu….
seperti dulu….
Rindu akan tatapan matamu….
yang membuat aku merasa tenang…
damai…bahagia…
kuingin candamu menghias malam2ku…
warnailah kanfas jiwaku….
dengan senyum manjamu….
aku tak sanggup jauh darimu…
aku ingin selalu dekat denganmu…
Andai saja aku bisa menghentikan waktu…
takkan kubiarkan malam itu berlalu…
agar ku bisa slalu mendekapmu…
hingga kini…aku tetap menunggu…
kebersamaanmu denganku….
selalu…selalu…dan selalu….
kutunggu……
Ditulis dalam PUISI, datanglah untukku, koleksi puisi, lirih, sajak, senandung | Leave a Comment »
Mei 25, 2008
Kau cahaya dalam gelapnya jiwaku
Kau nada beirama indah untuk sunyinya hatiku
Dan kau jua warna dalm hidupku
Tampamu aku lemah tak berdaya
Tampamu juga aku tak berati….
Mungkin
Rasa ini mulai tumbuh dan menjalar
Dalam setiap sendi-sendi tulangku
Cinta ini….
Tertancap di palung hati yang dalam
Sayang ini…
Mengalir dalam setiap nadi darahku
Dan tak mungkin aku lepas dari api asmaramu
Api asmara yang telah membakar habis waktuku untukmu
Sungguh kau adalah hidup dan matiku…
Begitu berati kamu dalam istana cintaku..
karna kaulah malaikat dalam cinta putihku
Ditulis dalam PUISI, koleksi puisi, lirih, malaikat cinta, sajak, senandung | Leave a Comment »
Mei 25, 2008
sudah sekian lama aku berjalan
meninggalkan kota tuk kembali
ke kampung halamanku
yang selalu ku rindukan
sekian lama aku di kampung halamanku
supaya aku bisa melupakan dirimu
yang tidak bisa membuatku senang
yang hanya bisa menyakiti hatiku
dalam kesendirian
ku duduk melamun
kesepian, kesunyian
hanya itu yang ada di hari – hariku
dalam kesendirianku
ku berharap kau menghubungiku
tapi, harapan ku sia – sia
hanya bayangan dirimu selalu menghantuiku
Ditulis dalam PUISI, dalam kesendirian, koleksi puisi, lirih, sajak, senandung | Leave a Comment »
Mei 25, 2008
Ketika bulan bertanya kepada pekatnya malam
Apakah engkau pernah merasakan terangnya hati ini
Dan ia menjawab. . .
Hanya dirimu yang slalu mengisi gelapnya hati ini
Ketika matahari itu dapat membakar amarahmu
Kau pasti berharap. . .
Hujan yang sanggup meredakan bara jiwamu
Ketika malaikat berkata . . .
Apakah jalan ini yang pantas kau lalui
Insan pun berkata . . .
Hanyalah diriNya yang memberikan jalan itu
Dan jika memang aku mencintainya . . .
Berikanlah diriku petunjukMu. . .
Agar aku dapat membahagiakannya
Karena aku pantas mencintainya
Ditulis dalam PUISI, aku pantas mencintainya, koleksi puisi, lirih, sajak, senandung | Leave a Comment »
Mei 24, 2008
Ditengah indahnya perjalanan cinta kita
Kau hadirkan dia…
Orang ketiga dalam kisah kita
Sungguh perih dan tersayat hati ini
Ketika tau cintamu kini tlah terbagi
Aku tertunduk pilu…
Dan hati kecilku berkata
Bahwa kau tak sepenuhnya milikku
Kau ajarkan aku terima akan keikhlasan
Keikhlasan untuk berbagi yang kita cintai
Karma cinta itu tak sepenuhnya untuk kita
Dan kau bialng…
“aku Cuma manusia biasa..”
Dan satu kata yang buatku luluh
“ajari aku cara yang paling adil untuk mencintai..”
Akupun terpaku dan hanya bisa diam
Oh…Tuhan…!!!
Begitu lembut nian hamba yang kau kirimkan
Untukku..
Selamnya kau akan ada dihatiku…..
Meski tak hanya aku dalam hatimu
Tapi cinta itu….
Begitu indah ketika ada keikhlasan
Ditulis dalam PUISI, cinta, keikhlasan, koleksi puisi, senandung | Leave a Comment »